Info Parabola TV Digital

Informasi Parabola Tv Satelit Digital di Indonesia

Perbedaan Tv Digital dan Tv Analog

Kominfo yang mewakili pemerintah merencanakan proses migrasi penyiaran televisi terrestrial dari TV analog ke TV Digital. Dalam rancangan sebelumnya, proses migrasi ini akan dilakukan dalam 5 tahapan sesuai dengan area yang di rencanakan.


Namun kondisi sosial ekonomi efek dari pandemi covid 19 membuat tahapan tersebut di revisi. Untuk saat ini hanya ada 3 tahapan migrasi penyiaran televisi terrestrial dari analog menuju digital, dengan batas akhir analog switch off tidak berubah dari rencana awal, yaitu 22 November 2022.


Perbedaan Tv Digital dan Tv Analog



Sebelum masa berakhirnya tayangan televisi analog 22 November 2022 tersebut, sinyal televisi analog dan sinyal televisi digital dipancarkan secara bersamaan. Tujuannya adalah agar masyarakat mulai berpindah ke siaran digital serta masyarakat dapat membandingkan kualitas siaran televisi analog dan televisi digital.


Perbedaan Tv Digital dan Tv Analog


Setelah proses penyiaran televisi digital dan televisi analog sudah dilakukan bersamaan selama beberapa tahun, mau tidak mau pada akhirnya kita harus turut serta berpindah ke siaran televisi digital.


Nah sebelum TV analog benar benar dimatikan, ada baiknya masyarakat mengetahui apa saja perbedaan mendasar tentang Tv Digital dan Tv analog. Setelah mengetahui perbedaan ini diharapkan masyarakat lebih aktif mendorong migrasi tv digital ini.


Berikut perbedaan antara TV Digital dan Tv Analog


1. Jenis Tuner TV ( Pemroses sinyal )


Perangkat Tv analog hanya bisa memproses sinyal televisi analog yang di pancarkan dari stasiun transmisi terdekat. Sedangkan Tuner Tv Digital dapat memproses sinyal tv analog dan sinyal tv digital sekaligus.


2. Transmisi Sinyal


Jika pada televisi analog, sinyal video di pancarkan melalui gelombang Radio AM dan sinyal audio melalui gelombang Radio FM, sinyal tv digital dipancarkan dalam format digital "bit". Transmisi data dalam bentuk digital inilah yang di proses kedalam bentuk gambar dan suara.


3. Kekuatan Sinyal


Lain halnya dengan sinyal tv digital, sinyal tv analog rentan terhadap gangguan cuaca dan bergantung pada kekuatan sinyal serta jarak lokasi dengan pemancar. Semakin jauh jarak dengan pemancar maka semakin rentan akan gangguan seperti gambar semutan atau gambar berbayang.


Hal ini tidak berlaku untuk tv digital, selama masih bisa menangkap sinyal televisi digital maka gambar dan suara akan tetap jernih tanpa gangguan.


4. Fitur Unggulan


Pada Televisi Digital terdapat fitur Elektronic Program Guide yang berisi jadwal acara selama beberapa hari ke depan, sedangkan pada tv analog tidak dijumpai fitur ini.


5. Kualitas Gambar


Pada televisi digital, kualitas gambar standarnya adalah SD, namun pada beberapa chanel ada juga yang sudah HD. Format siaran juga sudah mendukung rasio 16:9 yang banyak dipakai pada televisi Layar datar sedangkan pada televisi tabung biasanya menggunakan format rasio 4:3.


6. Jenis Televisi


Semua TV Tabung sudah pasti tv analog, namun belum semua tv layar datar sudah support tuner tv digital terrestrial. Bagi yang televisinya belum mendukung tuner tv digital, sobat dapat menambahkan alat yang bernama Set Top Box TV Digital.


Semoga dengan mengetahui perbedaan antara tv digital dan tv analog dimana tv digital kualitasnya lebih baik, masyarakat dapat berperan aktif dalam mensukseskan program migrasi televisi analog ke televisi digital.

No comments:

Post a Comment