Jalur Frekuensi Ku Band di Siaran TV Satelit



Jalur Frekuensi Ku Band di Siaran TV Satelit. Jalur Frekuensi Ku Band saat ini adalah primadona yang digunakan hampir semua penyedia layanan Televisi Berbayar / berlangganan atau biasa di kenal dengan PAY TV.  Tetapi ada juga chanel hosting yang memberikan layanan Siaran Satelit ini secara cuma cuma alias gratis. Yang pasti yang berbayar akan lebih lengkap dan lebih beragam, bukankah selalu begitu ?
 
Berdasarkan pembagian dari International Telecomunication Union, indonesia berada pada Region P, dimana terdapat curah hujan yang cukup tinggi dibandingkan region yang lainnya.  Frekuensi Ku Band ini bisa di bilang cukup rentan terhadap gangguan cuaca semisal hujan dan badai. Lalu kenapa jalur ini banyak di gunakan oleh para provider pay tv ? Seiring dengan kemajuan teknologi,  terdapat penemuan penemuan yang dapat mengurangi dampak gangguan rain fade ( curah hujan ) terhadap jalur frekuensi ini. Diantaranya Automatic Link Control, Automatic Uplink Power Control, Turbo Coding serta Adaptive Coding yang membuat optimis Pay TV untuk menggunakan jalur ini.

Selain itu saat ini beberapa satelit dengan Beam indonesia juga sudah banyak membawa transponder Ku Band diantaranya Chinasat 11, NSS6, Measat3A, JC Sat yang di isi chanel chanel tv digital. Jadi Walaupun Indonesia mempunyai curah hujan yang cukup tinggi serta musim penghujan selama 6 bulan dalam satu tahun, tetap saja Jalur Frekuensi ini banyak di minati operator karena beberapa keunggulannya.   

Frekuensi-Ku-Band

Pita frekuensi Ku Band untuk Indonesia sendiri berada diantara 11 GHz- 18 GHz, dimana terdapat hanya sedikit perbedaan dengan Region lain yang berkisar 12 GHz - 18 GHz. Dengan range Frekuensi diatas 10 GHz, Band ini dapat menyediakan Bandwith yang lebih lebar dan daya yang lebih kuat di sisi pemancarnya untuk mengurangi efek degradasi rain fade, sehingga jika menggunakan dish reflektor ( parabola ) dengan ukuran 60 cm – 120 cm pun sudah mendapatkan sinyal yang bagus. Akurasi pointing sangat diperlukan karena luas penampang reflektornya lebih kecil daripada C Band. Tidak hanya hujan air , salju / hujan salju pun dapat turut meredam  spektrum sinyal Frekuensi Ku Band, namun potensi kerugian tersebut dapat sedikit di kurangi dengan sebuah cara yang dinamakan Superhydrophobic Lotus Efect Coating ( hahaha saya juga belum begitu paham masalah ini ).

Baca Juga :

Cara Membuka Siaran Parabola yang Di Acak
Dengan mempertimbangkan kelebihan, kekurangan, perkembangan teknologi Ku Band, serta dari investasi perangkat, Jalur Frekuensi Ku Band menjadi favorit bagi para operator siaran tv satelit berbayar. Setelah beberapa waktu lalu kita membahas tentang Frekuensi C Band, seharusnya anda sekarang sudah dapat memahami perbedaan dan menimbang untuk memilih frekuensi yang digunakan untuk menerima siaran tv satelit di rumah anda. Artikel ini di tulis berdasarkan sedikit pengalaman pribadi serta di olah dari berbagai sumber, semoga dapat menambah wawasan dalam dunia persatelitan bagi kita semua, jika anda mempunyai komentar ataupun sejumlah pertanyaan, jangan ragu untuk menulisnya di kolom bawah ini. Semoga bermanfaat.

.
.
Previous
Next Post »