Cara Memasang dan Mencari Sinyal Parabola


Cara Memasang dan Mencari Sinyal Parabola. Salam jumpa kembali dengan kami, tak lupa sebelumnya kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya pada rekan rekan yang terus berkenan meluangkan waktunya membaca di blog sederhana kami ini. Pada kesempatan pagi yang baik ini, mari kita sama sama belajar cara memasang dan mencari sinyal parabola. 

Meskipun sudah beberapa kali kami bahas sebelumnya dalam artikel yang lain, yaitu Cara Menentukan Arah Parabola ke Satelit, namun tak sedikit rekan rekan yang masih menanyakan lewat kolom komentar, bagaimana sih cara mencari sinyal parabola ? bagaimana cara pasang parabola ? Anda juga masih bingung ? Mari sama sama kita belajar di sini. 
Ada beberapa hal yang mendasar yang harus kita pahami sebelum kita dapat memasang dan mencari sinyal parabola dengan baik, diantaranya :

cara mencari sinyal parabola

1. Parabola harus mendapat line of sight, baik parabola offset ( ku band ) ataupun fokus ( c band ) semestinya di tempatkan pada lokasi yang terbuka, tidak tertutup oleh tembok, dahan pohon, teras, serta jangan di bawah talang air, karena bisa menyebabkan arah parabola berubah. 

Pada parabola offset, sinyal datang dari arah atas, memantul melalui separuh piringan sebelah atas dan di fokuskan ke LNB, itulah mengapa pada parabola Offset, posisi parabola lebih ke bawah dari pada parabola fokus. Sedangkan parabola fokus, signal datang dari sebelah atas, lalu di pantulkan melalui seluruh piringan parabola. 

2. Tiang Parabola harus lurus ke atas 90 derajat. Pemasangan tiang parabola yang tidak lurus 90 derajat mengakibatkan kesulitan dalam mencari sinyal parabola. Anda dapat menggunakan waterpass atau inclinometer jika menginginkan hasil yang lebih akurat. 

Cek ke semua sisi tiang ya rekan rekan, jangan ke salah satu arah saja, nanti ke barat - timurnya lurus, eh arah utara -  selatan nya ga lurus. Baik di tempel di tembok ataupun di tempatkan di dak cor, pemasanganya harus tetap lurus. 

3. Ketahui arah satelit dan sudut azimuth serta elevasi antena parabola anda. Untuk parabola offset, hal ini bisa secara mudah di ketahui dengan aplikasi SatFinder. untuk parabola C Band fokus, tergantung jumlah lnb yang di pasang sama posisi di bracket nya, karena biasanya di pasang lebih 2 LNb atau lebih dalam satu parabola ( nanti kita bahas lebih lanjut di artikel yang lain ) 

Intinya adalah posisi satelit itu di atas khatulistiwa, jika posisi kita di selatan khatulistiwa, antena kita menghadap / serong ke utara begitu juga sebaliknya. Dan jika posisi kita di sebelah timur satelit, maka parabola menghadap ke barat, begitu juga sebaliknya. untuk mengetahuinya, check garis Bujur lokasi anda tinggal dan lokasi satelit yang anda tuju. 

 garis khatulistiwa

4. Gunakan transponder dengan penerimaan signal terkuat ketika mencari sinyal parabola. Penggunaan transponder terkuat ini akan memudahkan kita menerima sinyal dari satelit yang kita cari. Setelah mendapat signal, kencangkan bautnya perlahan, jangan sampai bergerak, lihat juga di layar monitor pada saat kencangkan bautnya, pastikan signalnya jangan sampai turun. 

Kemudian cari chanel siaran melalui fitur blind scan. Setelah semua chanelnya keluar, cek kembali transponder transpondernya. Lalu tinggal maksimalkan sinyal di beberapa transponder yang kurang saja. Bisa jadi transponder A maksimal sinyalnya, transponder B malah turun signalnya. Jika terjadi kondisi seperti itu, silahkan di buat balance saja yang penting gambar bagus di lihat. 

Nah itu tadi sekilas pandang tentang hal hal mendasar yang harus di ketahui sebelum kita dapat memasang dan mencari sinyal parabola dengan baik. Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa, hal ini gampang gampang saja, namun bagi sebagian lainya kadang akan frustasi jika selalu gagal. Sekarang kita lanjutkan ke tahap cara mencari sinyal parabola. 

Mari kita samakan pendapat dulu sebelum kita melangkah lebih jauh. sampai di sini kita asumsikan bahwa tiang parabola yang kita pasang sudah tegak lurus sudah sesuai dengan ketentuan di atas, sehingga kita dalam mencari sinyal akan terasa mudah dan cepat. 

Kemudian pasang parabola serta lnb nya, sudah tahukan cara pasang lnb nya ? baik pada lnb ku band maupun lnb c band ? pastikan juga jaraknya sudah benar untuk LNB C Band, tentukan fokusnya, apakah telkom 3S atau palapa ? jangan sampai salah ya.. nanti ga dapet dapet signalnya. 

Baca Juga : 

Berbagai macam Jenis LNB dan cara penggunaanya

Cara Menentukan Arah Parabola ke satelit

Pasang kabel coaxial dari LNB nya atau diseqc jika pakai, hubungkan ke receiver nya. Hidupkan receiver lalu setting nama satelitnya, frekuensi dan transpondernya, setting diseqc nya. Jika settingan sudah benar, cek sinyal bar nya atau indikator sinyalnya. Pada beberapa receiver sebelum nge lock satelit pun ada yang indikatornya sudah di angka 60  %, itu menandakan kabel anda terhubung dengan LNB dan LNB berfungsi dengan baik. Angka tersebut akan naik seiring dengan kekuatan sinyal yang di terima. 

Posisikan parabola menghadap ke satelit yang akan anda lock, bila perlu bisa memakai kompas atau satfinder agar tepat posisi dan arahnya. Coba di gerak kan ke barat dan ke timur pelan pelan sambil melihat monitor tv. Jika belum nemu, coba ulangi lagi dengan sudut yang berbeda, lebih naik atau lebih turun.. Harusnya proses ini tidaklah lama jika parameter sudah di isi dengan benar serta arahnya sudah tepat. 
 cara memasang parabola

Nah setelah anda berhasil menemukan sinyal satelit yang anda cari,kencangkan sedikit demi sedikit baut parabola anda sambil sedikit di gerakkan untuk mendapatkan sinyal maksimal. Coba lepaskan tangan anda dan menjauh dari parabola, apakah sinyal stabil atau malah hilang ? Pastikan sinyalnya stabil dan antena tidak goyang.

Gunakan fitur Blind scan untuk mendapatkan chanel chanel yang lain secara otomatis. Proses scan berlangsung sekitar 10 menitan sampai progressnya 100%. Jika sudah selesai, pilih SIMPAN. bisa jadi anda mendapatkan 100 chanel lebih, bisa 200 bisa 300 chanel, tergantung satelit apa yang anda lock dan presisi pointingnya.  Kemudian cek chanel chanel nya, cek transponder juga bisa, sama saja. 

Jika ada yang sinyalnya masih 60 atau kurang, yang mengakibatkan gambar putus putus, coba gerakkan antena anda secara pelan pelan dan berhati hati, sampai sinyalnya bertambah. Cek juga transponder yang lainnya juga dan perlakukan dengan cara yang sama. Jangan lupa Blind scan ulang, cek aja pasti ada susunan chanel yang berubah karena pointing transponder tadi.

Sampai disini saya kira sudah banyak yang kita bahas cara memasang dan mencari sinyal parabola satelit. Ada yang bilang mudah, ada yang bilang sulit. Tergantung jam terbang juga sebenarnya, jika sudah terbiasa akan terasa lebih mudah, bahkan untuk mencari satelit yang berada di ujung barat ataupun ujung timur.

Sudah berani untuk praktek sendiri ? Kalau ada kesulitan, silahkan posting saja di komentar, nanti kita bantu jawab. Atau pengen kita membahas suatu artikel atau review suatu product boleh juga.. tulis aja ya... Sekian dan semoga bermanfaat. Salam 
.
.
Previous
Next Post »